Kamis, 11 Oktober 2012

Here, I will always pray for you

This song was written on Wednesday afternoon, 10th October 2012 and the music was composed in the same day, dedicated to teachers from Mahajiravuds School; Lili, Ev, Oen, Megh, Supawi and their students; Namwhan, Nisrine, Prae, Nada, Mook, Tien, Top tan, If, Smart, and Toto. (Sorry for mistyped names) :)

Title       : Here, I will always pray for you

 My friends, Ooo my true friends…
Don’t ever forget all of us here…

You have come, but only in a very short time…
But you have brought many meanings into my life…
And now, you are going to be gone…
Leaving all memories in my mind…

                There, you there, spend your time for your dreams
                To reach the better and the brighter future
                Here, I will always pray for you
                For you, pray for me, and pray for us here





 ORIGINAL SONG IN BAHASA INDONESIA

Title       : Disini ku kan slalu berdoa

Sahabat… Sahabat sejatiku...
Jangan lupakan aku disni...

Kau datang hanya sekejap...
Namun telah banyak beri arti...
Dan kini kau akan pergi...
Meninggalkan semua kenangan ini...

                Disana kau lanjutkan cita-cita
                Demi meraih masa depan lebih cerah
                Disini ku kan slalu berdoa
                Untuk dirimu, diriku, dan kita semua

Sabtu, 14 April 2012

KESETARAAN GENDER

Bolehkah perempuan memimpin negara?

Perbedaaan laki-laki dan perempuan masih menyimpan beberapa masalah, baik substansi kejadian maupun peran yang diemban dalam masyarakat. Perbedaan anatomi biologis antara keduanya cukup jelas, namun efek yang timbul akibat perbedaan itu menimbulkan perdebatan, karena ternyata perbedaan jenis kelamin melahirkan seperangkat konsep budaya.

Al-Qur'an mempersilahkan kepada kecerdasan-kecerdasan manusia didalam menata pembagian peran laki-laki dan perempuan. Manusia mempunyai kewenangan untuk menggunakan hak-hak kebebasannya dalam memilih pola pembagian peran gender yang lebih adil.

Al-Qur'an mengakui adanya perbedaan ( distinction ) antara laki-laki dan perempuan, tetapi perbedaan tersebut bukanlah perbedaan ( discrimination ) yang menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain. Perbedaan tersebut dimaksudkan untuk mendukung misi pokok Al-Qur'an, yaitu terciptanya hubungan harmonis yang didasari rasa kasih sayang ( mawaddah wa rahmah ) dilingkungan keluarga, sebagai cikal bakal terwujudnya komunitas ideal dalam suatu negeri yang damai penuh ampunan Tuhan ( baldat-un thayyibat-un wa rabb-un ghafur ). 

Kualitas individu laki-laki dan perempuan dimata Tuhan tidak ada perbedaan. Amal dan prestasi keduanya sama-sama diakui Tuhan, keduanya sama-sama berpotensi untuk memperoleh kehidupan duniawi yang layak, dan keduanya mempunyai potensi yang sama untuk masuk surga!

Sumber dan referensi dari buku Dr. Nasaruddin Umar, MA. "Argumen Kesetaraan Gender".

Rabu, 04 April 2012

HIDUPLAH DENGAN KEHIDUPAN SEKARANG!

Jangan pernah menyerah kepada hidup kita sampai kita merasa lebih baik!
Hidup kita tak akan pernah berjalan ke belakang, maka jangan pernah siakan hidup kita hanya untuk masa lalu kita. Dan jangan pernah menunda apa yang dapat kita lakukan sekarang, karena jika itu terlewat maka waktu tak akan pernah dapat diputar kembali. Mulailah mengerjakan sesuatu yang selalu kita inginkan, dan nikmatilah setiap proses dengan menemukan sesuatu yang dapat kita nikmati sekarang!

Buatlah daftar kesalahan yang telah kita lakukan dimasa lalu, perbaiki dan jadikan pelajaran dari setiap kesalahan untuk kehidupan kita sekarang yang lebih baik. Jangan biarkan kita terjatuh pada lubang yang sama, karena pastinya kita sudah pernah melewati jalan tersebut. Jadilah kreatif disetiap permasalahan yang ada. Jika kita tak menemukan sesuatu, tariklah nafas. Didalam beberapa menit kita akan benar-benar menghargai nafas yang masih kita hirup sekarang!

Sabtu, 31 Maret 2012

SABAR & IKHLAS

Sabar dan Ikhlas merupakan satu pembelajaran yang terasa berat bagi kita. Namun jika dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan maka akan menciptakan sebuah kedamaian dan kecintaan terhadap diri sendiri. Semakin kita sabar dan ikhlas, kita akan lebih dapat menerima dan menghargai apa yang kita punyai, dari pada memaksa bahwa kehidupan akan sama persis seperti apa yang kita inginkan.

Tanpa kesabaran dan keikhlasan kehidupan akan menjadi luar biasa frustasi, kita akan lebih mudah diabaikan, diganggu dan disakiti. Dimana kehidupan ini tak selamanya seperti apa yang kita harapkan, sehingga dengan kesabaran dan keikhlasan kita dapat menemukan ketenangan bathin.

Rabu, 28 Maret 2012

MARI BERPIKIR POSITIF!

Pikiran positif membuat kita tampil sebagai orang yang bermotivasi. Orang yang mempunyai motivasi akan lebih disukai orang lain dan kita akan memperoleh manfaat besar dalam kehidupan sosial kita. Menggunakan pikiran positif disemua situasi akan membuka lebih banyak pilihan jalan bagi kita, dimana kita akan lebih banyak mendapat cara-cara baru mengerjakan sesuatu, maupun memunculkan ide-ide baru dan kesempatan-kesempatan baru. Sementara orang lain hanya duduk menyalahkan dan membiarkan kehidupan menenggelamkan mereka.

Berpikir positif memberi kita kemampuan melihat kemungkinan-kemungkinan positif disetiap situasi dan keadaan. Ketika kita mengamati setiap situasi dan membentuk suatu opini, kita melakukannya melalui saringan-saringan mental kita. Kita menggunakan pengalaman-pengalaman masa lalu, keyakinan positif yang kita ciptakan dalam pikiran kita dimana orang lain hanya melihat hal-hal negatifnya saja.

Memang semua tidak semudah teori dengan memandang positif disegala situasi maupun keadaan, namun tak ada salahnya kita mencoba untuk berpikir positif disetiap masalah-masalah yang kita hadapi. Pikiran positif akan mengalirkan energi-energi positif dalam kehidupan kita, dimana pikiran itu akan lebih menentramkan kehidupan kita!

Rabu, 07 Maret 2012

BAGAIMANA CARA MEMULAI?

Apakah ada sebuah cita-cita kemudian Anda masih bingung bagaimana cara memulainya?
Saya punya resep jitu yang bisa Anda lakukan untuk memulai apa pun. Jika Anda mengikuti resep ini, insya Allah, Anda bisa memulai apa pun, termasuk memulai pekerjaan besar. Mau?
Ada 3 hal yang perlu Anda miliki agar Anda bisa memulai menggapai tujuan Anda. Ketiga hal ini sebenarnya sederhana, hanya sering dilupakan saja.

Cara Memulai Itu Dengan Belajar

Banyak yang berkata, jika kita ingin sesuatu, kita harus bertindak. Memang benar, kita harus bertindak. Tapi, bertindak apa? Maka tindakan pertama yang harus Anda lakukan adalah belajar. Karena dengan belajar Anda akan tahu tindakan apa saja yang harus Anda lakukan selanjutnya.
  • Jika Anda ingin berbisnis, maka mulailah belajar berbisnis. Jika tidak punya modal, maka belajarlah bagaimana mendapatkan modal. Jika tidak bisa menjual, maka belajarlah bagaimana cara menjual.
  • Ingin sukses dalam karir? Belajarlah untuk sukses dalam karir. Belajarlah tentang keterampilan yang perlu Anda miliki. Belajarlah menjadi pemimpin. Belajarlah untuk tetap menjaga motivasi. Dan sebagainya.
  • Ingin menjadi penulis? Belajarlah menulis. Ingin buku diterbitkan? Belajarlah bagaimana mendekati penerbit agar mau menerbitkan buku Anda.
  • Apa lagi? Apa pun itu, belajarlah.
Sampai kapan harus belajar? Sampai Anda tahu tindakan pertama Anda. Ya betul, Anda tidak perlu harus mengetahui semuanya secara mendetil, yang penting garis besar dan langkah pertama apa yang harus Anda lakukan. Tujuannya agar Anda bisa mengambil langkah pertama, karena langkah pertama sangat penting. 

Cara Memulai Itu Ialah Dengan Membuat Rencana

Ah ribet! Tenang, saya tidak akan meminta Anda untuk membuat rencana yang panjang dan detil. Seperti dijelaskan di atas, yang Anda perlukan adalah membuat rencana untuk langkah pertama saja plus gambaran besar apa yang akan Anda lakukan nanti.
Anda Akan Menemukan Jalan Sukses nanti, yang penting adalah Anda sudah tahu langkah pertamanya.
Jika Anda masih bingung membuat rencana, Anda bisa meniru rencana berikut ini:
  1. Pergi ke toko buku swalayan. Cari buku yang berkaitan dengan tujuan Anda.
  2. Pelajari buku tersebut sampai Anda tahu apa langkah berikutnya yang harus dilakukan.
“Tapi, saya tidak punya uang untuk beli buku?”
So what gitu lho? Apakah berhenti? Menyerah? Artinya Anda memilih untuk gagal. Masih banyak yang bisa Anda lakukan. Diantaranya:
  1. Cari cara mendapatkan uang untuk membeli buku. Jadi kuli dulu misalnya. Why not? Jika perlu.
  2. Cari orang yang punya buku tersebut agar Anda bisa meminjamnya.
  3. Cari orang yang bisa Anda tanyai tentang cara mencapai tujuan Anda.
  4. Pergilah ke warnet, buka google, cari informasi berkaitan dengan apa yang Anda inginkan.
  5. dan masih banyak yang bisa Anda lakukan.
Hal-hal tersebut bisa masuk ke rencana Anda. Jika ada rencana, Anda bisa bertindak.

Cara Memulai Itu Dengan Bertindak

Sekarang Anda sudah belajar, sudah punya rencana, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Sekecil apa pun rencana Anda, implementasikanlah. Buat apa punya rencana hebat tetapi tidak dilaksanakan? Bukan masalah kecil atau besarnya sebuah rencana, tetapi tindakan pertama sangat berarti untuk keberhasilan Anda. Ingat kekuatan langkah pertama! Jangan khawatir untuk lengkah-langkah selanjutnya, karena Anda akan menemukan jalan sukses itu.
Jadi, jika Anda bertanya kepada saya, bagaimana cara memulai (apa pun) maka langkah-langkahnya adalah: belajar, buat rencana sederhana, dan bertindaklah.

Sabtu, 04 Februari 2012

TIPS MERAWAT KOMPUTER!


1. Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

2. Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera .

3. Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

4. Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.

5. Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan Kompie berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/Kompie.

6. Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat anda menginstall ulang Kompie. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Ente akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

7. Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin Atau dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.

8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitor Karena medan magnet yang ada pada speaker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.

9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.

10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala. Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam Kompie.

11. Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg nyasar sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.

Jumat, 20 Januari 2012

APA ITU PENDIDIKAN JASMANI?


Pendidikan jasmani merupakan bagian integral pendidikan secara keseluruhan yang bartujuan untuk mengembangkan anak atau individu secara utuh dalam arti mencakup aspek-aspek jasmani, intelektual, emosional, dan moral spiritual yang dalam pembelajarannya mengutamakan aktivitas jasmani dan pembiasaan pola hidup sehat. Pendidikan Jasmani disekolah mempunyai tujuan untuk mendorong, membimbing, dan membina kemampuan jasmaniah dan rohaniah serta kesehatan siswa dan lingkungan hidup agar tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal.
Pada pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah seorang guru memegang peranan penting dalam memberikan bantuan kepada siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran pendidikan jasmani yang akan akan dicapai. Seorang guru pendidikan jasmani harus mampu mengorganisasi atau menata sejumlah sumber potensi secara baik dan benar sehingga terjadi proses belajar anak. Implikasi dari pengertian tersebut bahwa peranan guru adalah bukan hanya mentransmisikan atau mendistribusikan pengetahuan kepada anak-anak semata, akan tetapi juga sebagai direktur belajar dari sejumlah peserta didik.
Keberhasilan dalam pencapaian tujuan pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya persiapan guru dalam mengajar dan keberadaan sarana prasarana pendukungnya. Untuk itu agar tujuan pendidikan jasmani dapat benar-benar memenuhi sasaran maka mutu pendidikan jasmani baik dari materi penyampaian, bahan pengajaran, guru, sarana dan prasarana, maupun keadaan siswa perlu dikaji lebih dalam lagi.
Hal penting yang menentukan berhasil dan tidaknya pembelajaran pendidikan jasmani, ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh guru pendidikan jasmani yaitu :
a.    Perencanaan
Guru pendidikan jasmani sebelum melaksanakan tugasnya mengajar harus mempersiapkan terlebih dahulu perangkat-perangkat pembelajaran antara   lain : Program Tahunan, Program Semester, Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, dan alat fasilitas untuk pembelajaran.
b.    Pelaksanaan
Pelaksanaan pembelajaran harus sesui dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan harus mencapai indikator keberhasilan yang akan dicapai dalam pembelajaran.
c.    Evaluasi
Evaluasi merupakan hal yang terpenting untuk mengukur keberhasilan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Evaluasi untuk menentukan siswa harus melakukan remidi atau pengayaan, remidi dilakukan apabila nilai siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal, sedangkan pengayaan dilakukan kepada siswa yang sudah mencapai nilai sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimal.
Ketiga hal tersebut apabila dapat dilakukan dengan baik oleh guru pendidikan jasmani maka pembelajaran akan berhasil dengan baik dan sesuai dengan harapan.

Rabu, 11 Januari 2012

PROFESI GURU : ANTARA HARAPAN DAN REALITAS!


Manusia modern dihadapkan pada pekerjaan yang dilatarbelakangi oleh pendidikan apa yang dia capai. Lulusan fakultas teknik akan menjalani profesi sebagai Insinyur, Lulusan fakultas Kedokteran akan menjalani profesi sebagai dokter, Fakultas Ekonomi akan menjalani profesi sebagai Akuntan, Ekonom, atau seorang Lulusan Pendidikan Keguruan, akhirnya menjadi seorang guru yang dalam undang-undang No. 14/2005 tentang guru dan dosen sebagai Profesi Guru.

Profesi memiliki konsekuensi, bukan saja kompetensi akademik, sosial, atau kompetensi - kompetensi lainnya. Melainkan juga melekat apa yang disebut sebagai kaum profesional. Guru adalah sebutan akhir yang kita kategorikan sebagai golongan kaum profesional. Nasib profesional guru tidaklah secepat cemerlang profesi yang telah ada dulu. Mengapa demikian ?
Secara historis, keberadaan kaum pendidik di Indonesia memang telah ada sejak zaman "baheula"  atawa zaman penjajahan Belanda. Belanda menyekolahkan kaum priyai, untuk menghindari penggunaan guru-guru asal Belanda dalam mendidik para siswa di tanah jajahannya. Bisa dibayangkan berapa besar dana yang dikeluarkan jika Kaum Londo harus "mengimpor" langsung dari Belanda. Anggaran untuk bayar gaji, penginapan, transportasi dll akan menguras kas Belanda. Kondisi demikian lantas "diakali" dengan memilih pribadi dan warga terbaik untuk menjadi guru….

Jika guru lokal (Pribumi), tidak perlu dana yang besar untuk mengalokasikan untuk mencetak SDM yang akan bekerja untuk kaum kolonialis….tak terkecuali mereka dibayar "murah" sebagai kompensasi gaji yang diterimanya. Kondisi seperti itu ternyata di adopsi saat Indonesia merdeka (1945) hingga pra Reformasi (1998). Guru dimarginalkan, dilecehkan, dianaktirikan, dieksploitasi tatkala Pemilihan Umum dan dininabobokan dengan sebutan "Pahlawan Tanpa Tanda Jasa"
Jika sekarang, guru mulai diperhatikan…bukan berarti masalahnya berhenti. Justru akan menimbulkan efek yang luarbiasa. Misalkan : Tidak tuntasnya tunjangan guru, tunjangan profesional, dll yang memang diakomodir oleh UU No. 14/2005.

Jika pada kesempatan lain, Fasli Jalal Direktur Pendidikan Peningkatan Mutu Depdiknas mengatakan Guru akan mendapat tunjangan profesional yang lulus kompetensi sebesar 1 bulan gaji. Lantas bagaimana proses pencapaian ketuntasan pemberian tunjangan jika jumlah guru se-Indonesia 2,4 juta ? Sampai tahun berapa ? Jangan-jangan sebutan profesi guru sebagai jabatan profesional diemban, eh,,,pensiun belum menikmati tunjangan profesionalnya. Atau guru yang belum lama menjadi PNS tiba-tiba mendapat tunjangan…
Profesi guru yang kini mulai diperhatikan oleh pemerintah mengalami ujian…mampukah sekolah, pemerintah, dan instansi terkait meghilangkan misinterpretasi ? Atau kalau mau gampang naikkan anggaran pendidikan 20% berikan semua guru selama beberapa waktu, dgn konsekuensi-konsekuensinya. Jika gagal, ya…ditarik lagi tuh tunjangannya….

Bravo Pendidikan nasional!

Sabtu, 31 Desember 2011

Apakah kita harus sempurna?

Saya dilahirkan sbg seorang laki-laki. Saya diciptakan Allah melalui rahim seorang ibu yang begitu menyayangi dan mendukung saya. Sejak kecil saya dididik untuk mandiri, percaya diri, dan selalu bersyukur dengan segala kekurangan dan kelebihan, dengan semua perjuangan hidup dan hasil yang telah saya raih. Hingga akhirnya saya dewasa dan bertemu orang-orang baru yang telah banyak memberikan pelajaran berharga tentang bagaimana menjalani hidup yang baik.

Namun apa itu sudah cukup mampu memberi kenyamanan agar kita dihargai dalam kehidupan?
Sering kali kita terpaku pada kekurangan dan kelebihan yang membuat kita tak bisa dikatakan sempurna, bahkan terkadang banyak yang mempermasalahkan ketidaksempurnaan. Dengan segala tuntutan, ultimatum, dan komentar negatif yang kadang sedikit menyesakkan hati, beberapa orang menganggap begitu pentingnya sebuah kesempurnaan. Saya pikir, semua ada kurang lebihnya, dan dalam kehidupan semua orang mampu menjadi dirinya sendiri untuk saling melengkapi segala kekurangan dengan kelebihan yang ada. Karena ketika bicara tentang kesempurnaan kita tak bisa menghakimi orang begitu saja, kekurangan bukanlah untuk saling menjatuhkan, dan kelebihan bukan untuk disombongkan. Namun kesempurnaan itu datang ketika kita mampu menyatukan itu semua.

Banyak sekali orang  diluar sana yang mengalami keadaan seperti itu, kita bisa ambil contoh dalam kehidupan percintaan. Semua orang menginginkan kesempurnaan dalam diri pasangannya, tanpa berpikir apa mereka sudah sempurna untuk pasangan mereka. Sehingga dalam hati kita pun bertanya, "Apakah kita harus sempurna?". Pertanyaan itu ada karena memang begitu besar efek dari pernyataan negatif mereka terhadap kondisi kita. Saya ingin memberikan semangat dan pemikiran positif bahwa kita adalah makhluk yang diciptakan dengan segala keterbatasan diri yang jauh dari kata sempurna, tapi percaya lah bahwa perjalanan hidup ini masih panjang, masih ada waktu untuk kita merubah kekurangan kita menjadi sebuah kelebihan dan pastinya semua akan indah pada waktunya.
Tidak perlu berkecil hati dengan keadaan kita, Allah pasti memberikan yang terbaik. Mari kita gapai asa itu dilangit Tuhan bersama-sama!

Kamis, 22 September 2011

BATAS ANTARA KITA DAN MEREKA ADALAH SHALAT!


Khutbah Pertama 
Amma ba’du : 
Ayyuhal ikhwah fillah ! Bertakwalah kepada Allah SWT dengan takwa yang sebenar-benarnya. Sesungguhnya manusia kini tengah terjebak di dalam timbunan kesibukan dunia yang materialistik bersama aneka macam problema jiwa dan ketegangan syaraf yang ditimbulkan oleh nafsunya, mereka sangat membutuhkan sesuatu yang bisa menghibur perasaannya. Melepaskan beban penderitaannya, dan membangkitkan perasaan tentram di dalam hati dan perasaan tenang di dalam jiwa, jauh dari kesulitan, kegelisahan, dan keresahan. Mana mungkin manusia bisa menemukan hal itu di luar naungan Islam dan ibadah-ibadahnya yang agung, yang merupakan terapi rohani yang mutlak ampuh dan tidak tergantikan oleh terapi materi. Ketahuilah, bahwa ibadah yang memiliki pengaruh terbesar dalam hal itu ialah shalat, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah. 
Allah berfirman :


يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ 
“Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu.” (QS.Al-Baqarah :153)


وَأَقِمِ الصَّلاَةَ إِنَّ الصَّلاَةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ 
“Dan dirikanlah shalat.Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (QS. Al-Ankabut :45) 
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah bersabda kepada Bilal Radiyallahu ‘Anhu : 
‘‘Bangkitlah hai Bilal, hiburlah kami dengan Shalat.’’ ( HR.Ahmad, 5/371, dan Abu Daud, 4986 ) 
“Dan setiap kali dirundung masalah, beliau selalu melaksanakan shalat.”(HR. Ahmad,5/388 dan Abu Daud, 1319 ) 
Hal itu tidak lain karena shalat adalah komunikasi antara hamba dengan tuannya. Berdiri di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala dalam shalat memiliki efek yang sangat besar dalam memperbaiki jiwa manusia,bahkan seluruh masyarakat manusia. 
Hanya, shalat seperti apakah yang dapat mempererat hubungan komunikasi antara makhluk dan penciptanya ? shalat seperti apakah yang dapat memberikan efek yang positif di dalam diri pelakunya, sehingga dapat mencegahnya dari perbuatan keji dan munkar, dan bisa membantunya dalam urusan agama dan dunianya; mendorongnya untuk melaksanakan kewajiban dan menjauhi hal-hal yang diharamkan dan dimakruhkan ? apakah itu shalat jasmani tanpa ruh, badan tanpa hati, gerakan tanpa kekhusyukan, bentuk tanpa esensi, kata-kata tanpa makna ? Bukan ! sama sekali bukan ! Tetapi shalat Syar’iyah nabawiyahyang dilaksanakan menurut rambu-rambu Al-Qur’an dan Sunnah Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. 
Sesungguhnya shalat yang diserukan Islam merupakan mi’raj ruhani bagi seorang mukmin. Karena ruhnya bisa membawanya mi’raj ( naik ke langit ) setiap kali ia melaksanakan shalat kepada Allah, baik shalat fardlu maupun shalat sunnah. Ruhnya mengajaknya pindah dari alam materi menuju alam yang tinggi, jernih, suci dan bersih. Di situlah sumber kebahagiaan dan ketenteraman. 
Ikhwatal Islam ! Setiap muslim pasti mengetahui kedudukan shalat di dalam agama dan syari’at Allah. Karena shalat adalah tiang agama Islam dan garis pemisah antara kufur dan iman.Posisi shalat dalam Islam seperti posisi kepala bagi tubuh. Bila manusia tidak bisa hidup tanpa kepala, begitu pula agama tidak bisa wujud tanpa shalat. Nash-nash syari’at yang menerangkan hal itu sangat banyak. Jika masalahnya sedemikian penting dan krusial maka satu hal yang sangat menyesakkan dada dan menyakitkan hati ialah bahwa di antara orang-orang yang mengaku Islam masih ada orang-orang yang hidup di tengah-tengah kaum muslimin, tetapi meremehkan dan menyepelekan shalat. Bahkan terkadang lebih parah dari itu. Laa haula wala quata illa billah. ! 
Akankah mereka berhenti bersikap seperti itu sebelum mereka ditimpa murka Allah, dikepung azab Allah, atau dijemput maut ? 
Saudara-saudaraku yang rajin shalat ! berbahagialah dengan shalat. Bergembiralah bila Allah melapangkan dada anda untuk melaksanakan kewajiban yang agung ini. Selamat buat anda yang akan menerima balasan dan anugerah dari Allah, baik di dunia maupun di Akhirat. Karena anda telah melaksanakan kewajiban agama yang agung ini. 
Wahai orang-orang yang rajin shalat, ketahuilah bahwa shalat yang diterima oleh Allah harus memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun, wajib-wajib, dan adab-adab tertentu. Di samping itu, banyak masalah penting dan kesalahan yang berkembang luas seputar kewajiban ini yang harus diketahui dan dipraktikkan oleh orang-orang yang shalat. Di dalam Musnad Ahmad disebutkan : 
‘‘Orang yang paling buruk pencuriannya ialah orang yang mencuri sebagian dari shalatnya.’’ (Al-Musnad, 5/310 ) 
Yang dimaksud dengan mencuri di dalam shalat ialah tidak menyempurnakan rukuknya, sujudnya dan khusyuknya. 
Dan ada pula riwayat yang menyebutkan, bahwa orang yang selesai shalat akan dicatat dari shalatnya sebesar 25 persen, atau 20 persen, hingga 10 persen saja. ( HR. Ahmad, 4/321 dan Abu Daud, 796 ) 
Ini mengajak setiap muslim yang melaksanakan shalat agar memperhatikan urusan shalatnya, supaya ia tidak kehilangan pahala dan mendapatkan siksa. 
Berikut ini adalah hal-hal singkat yang perlu mendapat perhatian dalam masalah ini : 

1. Bersuci secara lahir dan batin. Karena bersuci adalah syarat besar bagi sahnya shalat. Dan shalat tidak sah tanpa bersuci. Maka setiap orang yang menunaikan shalat harus memperhatikan dengan sungguh-sungguh urusan bersuci dan wudlunya. Ia tidak boleh meremehkan hal itu. Juga tidak boleh berlebihan dalam menyikapinya hingga sampai ke tingkat waswas. Salah satu hal yang sangat disesalkan dalam soal ini yaitu sebagian orang awam tidak memberikan perhatian secukupnya terhadap masalah wudlu dan bersuci. Bahkan ada yang melakukan tayammum di dekat air atau sebenarnya bisa mencari air. Ini adalah kecerobohan yang nyata. 

2. Menghadap kiblat. Ini juga termasuk syarat sah shalat yang penting. Orang yang berada di Masjidil Haram harus menghadap ke arah Ka’bah secara tepat. Sebagian orang ternyata tidak memahami masalah ini atau meremehkannya. 

3. Menutup aurat. Ini juga termasuk syarat sah shalat yang penting. Apa yang dilakukan sebagian orang yang teledor dalam masalah ini seperti memakai pakaian yang transparan, atau celana ketat yang bisa memperlihatkan warna kulitnya atau membedakan sifatnya adalah hal yang perlu diperhatikan. Wanita di dalam shalat harus menutupi seluruh tubuhnya kecuali wajahnya, jika berada di antara lelaki yang bukan mahramnya atau berada di masjid yang berpotensi dilihat oleh kaum lelaki, maka kondisi semacam ini ia wajib menutupi wajahnya. Dan ia harus datang ke masjid dengan pakaian yang sederhana, tertutup rapat, tidak bersolek dan tidak memakai parfum, agar ia bisa pulang ke rumahnya dengan membawa pahala, bukan dosa. 

4. Memperhatikan kerapian shaf (barisan). Dalam riwayat yang shahih disebutkan bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam merapikan sendiri barisan-barisan yang ada. Ada juga riwayat yang menyebutkan bahwa beliau bersikap keras kepada orang yang tidak memperhatikan hal itu. Dalam sebuah hadits Rasulullah Shalallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

‘‘ Kalian benar-benar merapikan barisan kalian, atau Allah benar-benar akan membuat wajah-wajah kalian berselisih.’’ ( HR. Al-Bukhari, 717 dan Muslim, 436 ) 

5. Inti shalat dan ruhnya adalah khusyu'. Allah berfirman :


قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاَتِهِمْ خَاشِعُونَ 
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, ( Yaitu ) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya.” (QS. Al-Mukminun :1-2) 
Di mana letak khusyu'nya orang-orang yang melaksanakan shalat dengan perasaan malas, berat, tertekan, kesal, dan ingin bebas dari kewajiban shalat ? Di mana letak kekhusyu'an orang-orang yang tidak fokus di dalam shalatnya ? Shalat mereka hanyalah main-main, gerak-gerik, tengak-tengok, miring kesana kemari, cepat-cepat dan tergesa-gesa. Hati mereka berkeliaran di lembah, sementara akalnya merumput di tempat lain. Shalat semacam ini adalah shalat yang bunting, tidak sempurna. 
Maka setiap orang yang melaksanakan shalat, harus menjaga kekhusyukan dan kehadiran hatinya secara terus-menerus. Dan ia harus melakukan upaya-upaya yang bisa membantunya untuk itu, dan mewaspadai hal-hal yang merusak kekhusyukannya. 
Ayyuhal mushallun ! Thumakninah adalah salah satu rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan. Kini banyak orang yang meremehkannya akibat lemahnya iman, dan tamaknya perasaan duniawi di dalam jiwa. Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepada orang yang melaksanakan shalat secara buruk, karena tergesa-gesa dan tidak thuma’ninah. 
‘‘ Kembalilah lalu shalatlah. Karena sesungguhnya kamu belum shalat.’’(HR. Al-Bukhari, 793 dan Muslim, 397 ) 

6. Yang juga perlu diperhatikan ialah kewajiban mengikuti imam. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : 

‘‘ Sesungguhnya imam itu diadakan untuk diikuti.’’( HR.Al-Bukhari,688 dan Muslim, 412 ) 
Jadi, makmum tidak boleh lebih maju dari imam atau mendahului gerakan imam. Bahkan hal itu bisa menjadi penyebab tertolak atau batalnya shalat. Ada riwayat yang berisi ancaman keras terhadap orang yang berbuat seperti itu. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah Radiyallahu ‘Anhu yang disepakati keshahihannya oleh Al-Bukhari dan Muslim dinyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : 
‘‘Tidaklah salah seorang di antara kamu merasa takut apabila ia mengangkat kepalanya sebelum imam bahwa Allah akan menjadikan kepalanya sebagai kepala keledai atau menjadikan wujudnya sebagai wujud keledai ?!” (HR. Al-Bukhari, 691,dan Muslim, 427 ) 
Imam Ahmad Rahimahullah berkata : “Tidak sah shalat orang yang mendahului imamnya.” 
Perkara yang demikian gawat dan sangsinya seperti itu seharusnya mendapat perhatian yang serius dari setiap orang yang melaksanakan shalat. Jangan sampai ia dijerumuskan oleh setan yang ingin merusak shalatnya. Dan kondisi rill para makmum dalam kaitan ini sangat memperhatinkan dan menyedihkan. Allahul Musta’an . 
Ibadallah ! Bertakwalah kepada Allah dalam urusan kita pada umumnya dan shalat kita pada khususnya. Karena bagian yang diperoleh seseorang dari Islam setara dengan kadar bagiannya dan dari shalat. Kini, marilah kita berfikir tentang kondisi kita sendiri. Apa yang akan kita peroleh bila kita meremehkan seluruh syi’ar Islam, terutama shalat ? Sesungguhnya umat yang orang-orangnya tidak mau berdiri di hadapan Allah dalam shalat untuk meminta anugerah dan kebaikan dariNya, benar-benar pantas untuk tidak mampu berdiri kokoh pada momen-momen kebaikan, persatuan, kemenangan dan kekuatan. Karena semua itu hanya bisa datang dari Allah semata. Maka, apabila kita memperbaiki hubungan kita dengan Allah, niscaya Allah akan memperbaiki hubungan kita dengan sesama manusia. 
Sesungguhnya kehancuran dan kemunduran peradaban yang terjadi di berbagai belahan bumi, berpangkal pada kejatuhan anak-anaknya di lembah-lembah pelanggaran hukum dan keengganan melaksanakan kewajiban yang paling wajib, yaitu shalat. 
Hanya Allahlah yang pantas kita minta untuk memperbaiki kondisi umat Islam di mana saja, memberi mereka pemahaman yang benar tentang agamanya. Dan menjadikan mereka sebagai orang-orang yang teguh menjaga syi’ar-syi’ar agamanya, menghormatinya, dan menegakkan tiangnya dengan sebaik-baiknya. Sesungguhnya Dia Maha Pemurah lagi Maha Mulia.


بارَكَ الله لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الْآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هذا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، 
فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ 
Khutbah Kedua 
Amma ba’du : 
Ibadallah ! Bertakwalah kepada Allah. Bersungguh-sungguhlah dalam mendirikan shalat anda. Karena shalat adalah cahaya anda di muka bumi dan simpanan anda di atas langit. Siapa pun yang mencermati ayat-ayat Al-Qur’an pasti akan menemukan bahwa perintah-perintah shalat selalu datang dengan redaksi, “iqamah” (mendirikan). Redaksi ini mengandung makna lebih dari sekedar “ada” (melaksanakan). Karena iqamah (mendirikan) berarti melaksanakan secara sempurna dan penuh perhatian. 
Sesungguhnya tanggung jawab orang-orang yang shalat benar-benar besar. Baik terhadap dirinya sendiri dalam bentuk perhatian yang sungguh-sungguh, maupun terhadap orang lain, seperti kenalan, kerabat, anak dan tetangga dalam bentuk penyampaian perintah dan nasihat kepada mereka tentang masalah yang sangat penting ini. Para imam masjid juga memiliki peran yang besar, karena mereka memikul tugas yang paling besar. Maka mereka harus melaksanakan tugas itu dengan cara memberikan perhatian yang serius terhadap shalat dan memberikan pemahaman tentang hukum-hukum dan hikmahnya sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam : 
‘‘Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihatku shalat.’’ (HR.Bukhari, 631) 
Juga harus ada kerjasama antara para imam dan para makmum. Di mana masing-masing melaksanakan misinya untuk mewujudkan hasil-hasil yang diharapkan, dengan izin Allah. 
Tinggal satu catatan penting dalam masalah ini, yaitu masalah-masalah yang longgar dan menjadi obyek perbedaan pendapat di antara para ulama besar, terutama masalah-masalah yang disunnahkan atau dianjurkan. Hal itu sama sekali tidak patut menjadi pemicu perpecahan, perseteruan, dan permusuhan di antara sesama muslim. Juga tidak patut disikapi dengan keras atau ditolak dengan tegas. Hal ini tidak bertentangan dengan komitmen terhadap Sunnah. 
Ibadallah ! Bertakwalah kepada Allah dan pahamilah hukum-hukum agama anda secara mendalam.


إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمً 

اللهم صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اللهم بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. 
اللهم اغْـفِـرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْـفِـرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ، رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اللهم إِنَّا نَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى. اللهم إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ. وَآخِرُ دَعْوَانَا أَنِ الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. 

Selasa, 30 Agustus 2011

KOREKSI DIRI KITA, SEBELUM MENGOREKSI ORANG LAIN!


Dalam kehidupan masyarakat, kita tak bisa lepas dari cara pandang orang. Terlebih jika itu menyangkut baik dan buruknya penilaian orang. Padahal kita semua tahu, semua pasti ada kurang dan lebihnya. Namun sering kali kita lebih asyik bicara kekurangannya saja, apalagi jika kekurangan itu ada pada diri orang lain. Maka, kita pun akan semakin menggebu untuk terus mencari-cari kekurangan tersebut. Sedangkan pernahkah kita berpikir, bagaimana dengan kekurangan kita?

Mungkin saking asyiknya menilai atau mengoreksi kesalahan/kekurangan orang lain kita sendiri lupa untuk mengoreksi kekurangan pada diri kita, sudah baikkah kita dimata orang lain? Dan apa kita sudah lebih baik dari orang yang kita koreksi?
Pernahkah juga kita berpikir bagaimana sakitnya hati orang yang kita nilai buruk tersebut jika penilaian kita ternyata tidak sesuai dengan kenyataan yang ada?
( Aduuh….memang susah ya menjaga hati….. L )

Sebenarnya cukup sederhana saja dalam berpikir jika kita mampu menyadari setiap kekurangan pada diri kita, anggaplah penilaian orang menjadi sebuah kritikan untuk kita perbaiki. Namun juga janganlah egois dan sombong jika kita sudah merasa benar, karena belum tentu juga pandangan orang lain terhadap kita sama dengan apa yang kita pikirkan.
Yang harus dan perlu kita tanamkan adalah cobalah untuk selalu berpikir positif/husnudzon, liatlah apa yang ada dalam diri kita sebelum melihat apa yang ada dalam diri orang lain. Bisa jadi kita menilai orang lain buruk hanya karena didasari ego dan rasa iri kita terhadap pencapaian orang lain. Seharusnya kita bisa menjadikan kekurangan orang lain itu sebagai ladang pahala bagi kita, dimana kita harus lengkapi dengan kelebihan yang kita punya. Bukan malah sebaliknya, dimana itu menjadi alat untuk saling menilai dan menjatuhkan.

Mari kita sama-sama menginstropeksi diri kita terlebih dahulu, dimana masih terlalu banyak kekurangan disana-sini yang harus kita benahi. Sugestikan pada pikiran kita bahwa kita masih belum lebih baik dari mereka, dan yang harus kita lakukan adalah terus belajar untuk menjadi lebih baik!

Selasa, 16 Agustus 2011

About me :

Aku hanyalah manusia biasa yang tak sempurna...
tapi aku berusaha melakukan hal yang terbaik dalam hidupku sehingga dapat bermanfaat bagi orang lain...

Kebahagiaanku terletak pada ketentraman hatiku...
aku berusaha untuk mencari penghidupan sehingga suatu saat aku akan menghidupi orang-orang yang aku cintai...


Hidup tidak mudah, dan tidak ada yang instan,..
semua diraih dengan perjuangan dan doa...

Aku selalu ingin melakukan perubahan dan menyukai tantangan baru..
semua itu ku lakukan dengan selalu bergerak, mencari dunia luar, kemudian pulang membawa keberhasilan...

Selasa, 24 Mei 2011

ANTARA HAK DAN KEWAJIBAN

Dalam kehidupan ini sering kali kita menuntut HAK kita, tapi apakah kita sudah benar-benar melaksanakan KEWAJIBAN kita?

Perbincangan dan perdebatan tentang mana yang harus diutamakan antara HAK dan KEWAJIBAN hingga kini kerap muncul dengan berbagai latar kondisi dan argumentasinya...

Terlepas dari apa yang harusnya diutamakan dan didahulukan, biasanya kita akan lebih antusias dan bersemangat bila mengarahkan kata KEWAJIBAN itu bagi orang lain diluar diri kita, sehingga tak jarang muncul banyak tuntutan bagi orang lain untuk melakukan sesuatu yang kita nilai sebagai bentuk dari kewajibannya. Tak jarang juga muncul berbagai kritikan hingga penilaian kita kepada orang lain ketika dianggap tidak bisa menjalankan kewajibannya(menurut penilaian kita).

Sementara ketika kita membicarakan kata HAK, biasanya akan lebih nyaman dan menyenangkan bila kata ini diarahkan pada diri kita, untuk kita. Sehingga tak heran muncul banyak tuntutan yang kali ini kita tujukan kepada orang lain yang dianggap tidak bisa, tidak mampu dan tidak mau memberikan hak-hak kita yang kita anggap harus kita dapatkan sebagai orang yang tidak adil dan tidak bijaksana.

Sekarang bagaimana bila HAK itu kita tujukan pada orang-orang diluar diri kita, sedangkan KEWAJIBAN itu kita tujukan pada diri kita terlebih dahulu?
Atau intinya lakukanlah kewajiban-kewajiban kita, baru kita akan mendapat hak kita, dan kita bisa meminta dan menuntut hak kita bila kewajiban kita sudah dilakukan.

BUKAN TENTANG SIAPA KITA, TAPI BAGAIMANA KITA UNTUK KEHIDUPAN

Ada orang yang menganggap dirinya hebat, tapi hebat untuk siapa?
Ada orang yang menganggap dirinya pantas jadi pemimpin, tapi pantas menurut siapa dan akan memimpin siapa?

Ya, mungkin itu sebuah contoh pertanyaan yang slalu muncul dalam pikiran kita.
Kita hidup bukan untuk mencari sebuah nama besar, jabatan, maupun harta. Tak peduli apa profesi kita, entah itu Presiden, Pejabat/Menteri, Artis, Dokter, Guru, Pengacara, atau seorang anak jalanan sekalipun, bagaimana kita untuk kehidupan?
Pernahkah kita berpikir, apa yang sudah kita berikan untuk kehidupan ini, baik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara ini?
Ataukah kita hanya mencari sesuatu didalam profesi kita tanpa memperdulikan mereka yang membutuhkan kita?

Sungguh disayangkan apabila ada seorang pemimpin lebih mementingkan sebuah nama besar dan jabatannya dari pada memberikan manfaat untuk rakyatnya, harusnya mereka melihat dan meringankan penderitaan rakyatnya bukan malah menari-nari diatas penderitaan rakyatnya.

Apa jadinya juga jika dokter maupun ahli kesehatan yang hanya memikirkan karier dan profesinya tanpa memperhatikan pasien yang butuh pertolongannya? Semua serba dengan materi, hanya dipegang sedikit saja pasien sudah harus mengeluarkan uang. Bagaimana dengan pasien yang tak mampu membayar?
Apakah mereka tak berhak mendapatkan pelayanan kesehatan?
Apakah peri kemanusiaan sudah tertutup oleh karier dan profesi yang sukses?

Ataukah seorang pengacara yang dengan sekuat tenaga membela maupun menutupi sebuah kesalahan yang sudah jelas itu salah hanya karena mendapat proyek dan sebuah nama besar yang mengharuskan mereka memenangi sebuah kasus?
Apakah kebenaran bisa dibeli dengan harta demi menutup sebuah kesalahan?

Ya, semua itu hanyalah contoh saja... dan tak ada yang salah dengan Profesi mereka, yang membedakan hanya pada setiap individunya saja..
Dan bagaimana dengan anda?

Sadarilah, bahwa jabatan/profesi yang kita jalani adalah amanat dan harus kita pertanggung jawabkan baik didunia dan diakherat nanti...
So, Mari jadikan hidup ini lebih bermakna dengan memberikan manfaat untuk orang lain...
Bukan tentang siapa kita didunia ini, tapi bagiamana kita untuk kehidupan ini....

Rabu, 18 Mei 2011

InsyaALLAH.., itu aku....

Aku hanya mau jadi orang baik..
Melakukan kebaikan agar orang lain mendapatkan manfaat..
Jika aku tak mampu, janganlah aku melakukan kejahatan, atau kejahatan dalam kebaikan, biarlah aku diam andai aku belum bersedia...

Kini aku lemah, namun tak pula aku ingin jadi lemah selama-lamanya...

Aku harap aku kan kuat, dan aku mohon sangat-sangat biar aku jadi kuat untuk buat kebaikan...
Dengan itu aku berusaha, dan ENGKAU saja tempatku mengadu, karna KAU teman yang setia...

Ya ALLAH..ridhoilah daku...

Selasa, 10 Mei 2011

PASTI KU BISA !!

Menjalani hidup ini emang tak mudah, banyak orang mengeluh pada setiap keadaan yg mereka jalani. Selesai masalah ini datang masalah itu, tak henti-hentinya cobaan slalu menghampiri kita. Tapi itu semua hanyalah tantangan yg harus kita lalui sebelum kita menggapai sebuah keberhasilan hidup, dan tak akan berhenti sampai disini. Perjalanan masih panjang, masih banyak tantangan yg harus kita taklukkan...

Semua tak datang secara instan, butuh kerja keras dan penuh perjuangan...
Kita semua berkompetisi utk jd yg terbaik, memberikan yg terbaik utk hidup, dan memberikan senyuman pada mereka yg slalu mendukung kita...
1001 jalan menuju kesuksesan, sekarang tinggal bagaimana jalan dan kendaraan kita masing-masing utk mencapainya...
Hidup kita hanya kita sendirilah yg menentukan, bukan ditentukan orang lain ataupun siapapun itu... usaha kita menentukan hasil... kuncinya adalah DOA, IKHTIAR, dan hanya mengharap RidhoNYA...

Maka tentukan tujuan dari sekarang, dan berusaha utk menggapai tujuan itu...tentukan juga skala prioritas yg akan terlebih dahulu dicapai agar semua tetap bisa sejalan sesuai rencana...
Lewati step by step pencapaian itu, segera bangkit bila terjatuh, nikmati proses dan ambil pelajaran dari setiap kegagalan...
PASTI KU BISA..!!!!

Rabu, 20 April 2011

WANITA IDAMAN...

Siapa seh yg gak ingin punya istri cantik, baik, bahkan seksi?
Semua pria pasti juga ingin istri yg seperti itu, tapi apakah kecantikan fisik menjamin kebahagiaan dihari esok?
Apakah yg cantik berarti jg sholehah?
Terkadang malah yg cantik itu bagaikan racun, sedang yg jelek bagaikan madu..
Nah, sekarang tinggal kitanya dalam memilih... setiap manusia pasti ada kurang lebihnya...
Agar tak salah dalam memilih kita harus pandai-pandai menentukan kriteria wanita yg akan menjadi pendamping hidup kita kelak, tak perlu terlalu baik dan bukan berarti jg yg jelek... cukup yg sedang-sedang saja, yg penting hati merasa cocok dan nyaman..
Perlu diketahui juga, harta paling berharga bagi seorang pria adalah WANITA SHOLEHAH... begitupun dg wanita, mereka jg pasti ingin mendapatkan PRIA SHOLEH, dg begitu kebahagiaan dunia dan akheratlah yg ingin mereka capai....

Bagaimana dg anda?

Kalau aku sendiri tak ingin terlalu banyak memilih, cukup yg sedang-sedang saja.. Siapapun jodoh yg diberikan ALLAH pasti ku akan terima dg rasa syukur...
Tapi tiap orang jg pasti mempunyai kriteria masing-masing dalam menentukan wanita idamannya, dan kalau boleh menentukan kriteria ku juga mempunyai kriteria utk wanita pendamping hidupku kelak..
1. Wanita Sholehah
2. Menutup Auratnya/berjilbab
3. Taqwa dan CINTA pada ALLAH SWT
4. Mempunyai jiwa kasih sayang terhadap sesama, terlebih pada keluarganya
5. Tegar, tak mudah mengeluh dalam kondisi apapun
6. Setia pada diri sendiri dan suami
7. Mampu menjaga kepercayaan dan kehormatan
8. Pandai bersyukur dan menghargai apa yg ada
9. Bertanggung jawab atas takdirnya sbg wanita

Apakah itu terlalu muluk?
Kriteria itu tak harus semua ada kog, karena pasti susah mendapatkan apa yg seperti kita inginkan.
Toh pasti ALLAH lebih tau mana yg terbaik buat kita, so kriteria itu hanya sebagai perencanaan saja.. hasil akhirnya tetap ALLAH yg menentukan...

Selasa, 19 April 2011

HIDUP HARUS MEMPUNYAI TARGET...

Apa target hidupmu utk masa depan?
Kapan kamu akan mewujudkan targetmu itu?

Pertanyaan cukup simple tapi akan ada berbagai jawaban dari setiap orang...

Ya, semua orang yg berusaha pasti mempunyai target masa depan yg harus dicapai.. entah itu karir, jodoh, maupun yg lainnya, baik yg bersifat jangka pendek maupun jangka panjang...
Semua pasti sedang merencanakan dan berusaha utk mewujudkannya dari sekarang...

Begitu juga aku, di umur yang masih terbilang muda ini (he..he..masih imoet euy..) ku telah mencanangkan target utk masa depanku.. dan saat ini sedang dalam proses mewujudkannya...

Targetku cukup simple kog, dikisaran umur 20-30th ku pengen berusaha untuk hidupku nanti... hingga saat umurku sudah melebihi 30th nanti tinggal menikmati hasil dari usahaku selama ini...

Apakah itu terlalu muluk?
Ada pertanyaan juga kapan target mencari pendamping hidup dan menikahnya?

Hmm...utk yg satu ini sebenarnya ku masih sedikit malas mikir, tapi jg bukan berarti ku gak memikirkannya...
Hanya saja utk masalah satu ini belum menjadi prioritas utama, toh kata my MOM "Wanita lebih banyak dari pada pria, so tenang saja pasti akan kebagian. Yg terpenting km sukses dulu, nanti juga kamu gak perlu susah-susah nyari karena wanita itu yg akan datang mencarimu..."
Siaaaaaapppp mom, doakan slalu anakmu ini yaaaaa.......mohon doa restunya....hehe

Yg pasti targetku utk sekarang adalah seleseiin kuliah ini dulu dan berusaha sekuat tenaga utk menggapai kesuksesan diusia dibawah 30th, setelah semua tercapai baru target selanjutnya adalah sebelum usia 50th harus sudah naik HAJI...Amiiin.
Utk nikah, ku tak terlalu menargetkan kapan...asal ALLAH telah memberikan jodohnya kapan saja InsyaALLAH siap....

Rabu, 13 April 2011

MY FAMILY...

Akhirnya tiba juga saat dimana satu persatu dari anggota keluarga ini pergi meninggalkan rumah ini, kampung halaman dan jogja tercinta...
Dimulai dari seorang ade yg berpamitan kepada ayah, ibu, nenek, kakak, ade, dan keluarganya untuk pergi dan meraih sesuatu diluar sana... ditanah perantauan...
Ya.. adeku diterima bekerja di Kalimantan sbg arsitek seperti impiannya, dan sore ini (13 April 20011 pukul 18.00) dia berangkat utk mulai menjalani hidupnya disana...
Sedih memang, karena ini yg pertama utk keluargaku... dimana selama ini kita selalu hidup dalam sebuah kebersamaan kini harus terpisah oleh jarak dan waktu...
Dan ku sadari ternyata keluarga ini sudah mulai dewasa & berkembang, bukan keluarga yg dihuni oleh anak-anak kecil yg selalu manja dan bergantung pada orang tuanya lagi...

Hmm...hari ini adeku, dan september nanti aku yg akan pergi...
Jika adeku ke Kalimantan, beda lagi dg aku... aku akan pergi ke NTB, hidup dan menjadi dosen disana....
Bagaimana dg keluarga ini selanjutnya tanpa anak-anak tertua dikeluarga ini?

Semua demi sebuah impian dan menggapai kesuksesan....

Sepeninggal ku nanti hanya akan ada 3 adeku yg tersisa menjaga kedua Ayah-Ibu...
Ya, kami terdiri dari 5 bersaudara dg aku sbg anak tertua, sedangkan adeku yg perempuan hanya satu...ditengah....
Kami hidup disebuah keluarga kecil yg lebih dr cukup dan jauh dari kekurangan...dengan dasar Agama Islam yg kuat dan lingkungan pendidikan dari kedua Orang tua kami.
Alhamdulillah Ayah dan Ibu sama-sama berpenghasilan tetap, sehingga mampu mencukupi & memfasilitasi segala kebutuhan belajar maupun sehari-hari kami...
Itulah sekilas gambaran ttg keluargaku....

Untuk kedua Orang Tuaku, kami mohon doa restu kalian utk kami anak-anakmu...sehingga kami senantiasa selalu berusaha menjadi yg terbaik utk kalian...
Dan utk adeku "bowo", smoga sukses selalu dan jaga diri baik-baik diperantauan....ingat selalu pesan Ayah-Ibu, jgn terlalu memaksaakan yg bukan jalan kita.... tetaplah sabar, ikhlas, dan hanya mengharap RidhoNYA.....