Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keluarga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Oktober 2012

Here, I will always pray for you

This song was written on Wednesday afternoon, 10th October 2012 and the music was composed in the same day, dedicated to teachers from Mahajiravuds School; Lili, Ev, Oen, Megh, Supawi and their students; Namwhan, Nisrine, Prae, Nada, Mook, Tien, Top tan, If, Smart, and Toto. (Sorry for mistyped names) :)

Title       : Here, I will always pray for you

 My friends, Ooo my true friends…
Don’t ever forget all of us here…

You have come, but only in a very short time…
But you have brought many meanings into my life…
And now, you are going to be gone…
Leaving all memories in my mind…

                There, you there, spend your time for your dreams
                To reach the better and the brighter future
                Here, I will always pray for you
                For you, pray for me, and pray for us here





 ORIGINAL SONG IN BAHASA INDONESIA

Title       : Disini ku kan slalu berdoa

Sahabat… Sahabat sejatiku...
Jangan lupakan aku disni...

Kau datang hanya sekejap...
Namun telah banyak beri arti...
Dan kini kau akan pergi...
Meninggalkan semua kenangan ini...

                Disana kau lanjutkan cita-cita
                Demi meraih masa depan lebih cerah
                Disini ku kan slalu berdoa
                Untuk dirimu, diriku, dan kita semua

Rabu, 13 April 2011

MY FAMILY...

Akhirnya tiba juga saat dimana satu persatu dari anggota keluarga ini pergi meninggalkan rumah ini, kampung halaman dan jogja tercinta...
Dimulai dari seorang ade yg berpamitan kepada ayah, ibu, nenek, kakak, ade, dan keluarganya untuk pergi dan meraih sesuatu diluar sana... ditanah perantauan...
Ya.. adeku diterima bekerja di Kalimantan sbg arsitek seperti impiannya, dan sore ini (13 April 20011 pukul 18.00) dia berangkat utk mulai menjalani hidupnya disana...
Sedih memang, karena ini yg pertama utk keluargaku... dimana selama ini kita selalu hidup dalam sebuah kebersamaan kini harus terpisah oleh jarak dan waktu...
Dan ku sadari ternyata keluarga ini sudah mulai dewasa & berkembang, bukan keluarga yg dihuni oleh anak-anak kecil yg selalu manja dan bergantung pada orang tuanya lagi...

Hmm...hari ini adeku, dan september nanti aku yg akan pergi...
Jika adeku ke Kalimantan, beda lagi dg aku... aku akan pergi ke NTB, hidup dan menjadi dosen disana....
Bagaimana dg keluarga ini selanjutnya tanpa anak-anak tertua dikeluarga ini?

Semua demi sebuah impian dan menggapai kesuksesan....

Sepeninggal ku nanti hanya akan ada 3 adeku yg tersisa menjaga kedua Ayah-Ibu...
Ya, kami terdiri dari 5 bersaudara dg aku sbg anak tertua, sedangkan adeku yg perempuan hanya satu...ditengah....
Kami hidup disebuah keluarga kecil yg lebih dr cukup dan jauh dari kekurangan...dengan dasar Agama Islam yg kuat dan lingkungan pendidikan dari kedua Orang tua kami.
Alhamdulillah Ayah dan Ibu sama-sama berpenghasilan tetap, sehingga mampu mencukupi & memfasilitasi segala kebutuhan belajar maupun sehari-hari kami...
Itulah sekilas gambaran ttg keluargaku....

Untuk kedua Orang Tuaku, kami mohon doa restu kalian utk kami anak-anakmu...sehingga kami senantiasa selalu berusaha menjadi yg terbaik utk kalian...
Dan utk adeku "bowo", smoga sukses selalu dan jaga diri baik-baik diperantauan....ingat selalu pesan Ayah-Ibu, jgn terlalu memaksaakan yg bukan jalan kita.... tetaplah sabar, ikhlas, dan hanya mengharap RidhoNYA.....

Selasa, 12 April 2011

AKU LAHIR DARI PERUT IBU...

Oleh dead man


Bila dahaga, yang susukan aku….ibu
Bila lapar, yang menyuapi aku….ibu
Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu
Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut….Ibu
Bila bangun tidur, aku cari….ibu
Bila nangis, orang pertama yang datang ….ibu
Bila ingin bermanja, aku dekati….ibu
Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah….ibu
Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya….ibu
Bila nakal, yang memarahi aku….ibu
Bila merajuk, yang membujukku cuma….ibu
Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah….ibu
Bila takut, yang menenangkan aku….ibu
Bila ingin peluk, yang aku suka peluk….ibu
Aku selalu teringatkan ….ibu
Bila sedih, aku mesti telepon….ibu
Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu…. .ibu
Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu
Bila takut, aku selalu panggil… “ibuuuuu! “
Bila sakit, orang paling risau adalah….ibu
Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga….ibu
Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku….ibu
Bila aku ada masalah, yang paling risau…. ibu
Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu
Yang selalu masak makanan kegemaranku. …ibu
Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal…..ibu
Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku….ibu
Yang selalu berkirim surat dengan aku…ibu
Yang selalu memuji aku….ibu
Yang selalu menasihati aku….ibu
Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta
persetujuan…..ibu


COBA RENUNGKAN :

Aku ada pasangan hidup sendiri….

Bila senang, aku cari….pasanganku
Bila sedih, aku cari….ibu

Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada….pasanganku
Bila gagal, aku ceritakan pada….ibu

Bila bahagia, aku peluk erat….pasanganku
Bila berduka, aku peluk erat….ibuku

Bila ingin berlibur, aku bawa….pasanganku
Bila sibuk, aku antar anak ke rumah….ibu

Bila sambut valentine.. Aku beri hadiah pada pasanganku
Bila sambut hari ibu…aku cuma dapat ucapkan “Selamat Hari Ibu”

Selalu.. aku ingat pasanganku
Selalu.. ibu ingat aku

Setiap saat… aku akan telepon pasanganku
Entah kapan… aku ingin telepon ibu

Selalu…aku belikan hadiah untuk pasanganku
Entah kapan… aku ingin belikan hadiah untuk ibu

“Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja… masih ingatkah kau pada ibu?tidak banyak yang ibu inginkan… hanya dengan menyapa ibupun cukuplah”.
Berderai air mata jika kita mendengarnya……..

Tapi kalau ibu sudah tiada……….

IBUUUU…RINDU IBU…. RINDU SEKALI….
Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya….
Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya…..
Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya…..
Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya…… .
Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis ibunya….
Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya…..
dan akhir sekali berapa banyak yang men-SHOLAT-kan JENAZAH ibunya……

Seorang anak menemui ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam didapur lalu menghulurkan selembar kertas yang bertuliskan sesuatu. Si ibu segera melap tangannya dan menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya.
Upah membantu ibu:
1) Membantu pergi belanja : Rp 4.000,-
2) Membantu jaga adik : Rp 4.000,-
3) Membantu buang sampah : Rp 1.000,-
4) Membantu membereskan tempat tidur : Rp 2.000,-
5) Membantu siram bunga : Rp 3.000,-
6) Membantu sapu sampah : Rp 3.000,-
Jumlah : Rp 17.000,-

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak , kemudian si ibu mengambil pensil dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
1) Biaya mengandung selama 9 bulan – GRATIS
2) Biaya tidak tidur karena menjagamu – GRATIS
3) Biaya air mata yang menitik karenamu – GRATIS
4) Biaya gelisah karena mengkhawatirkanmu – GRATIS
5) Biaya menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu -GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata,“Saya Sayang Ibu”. Kemudian si anak mengambil pensil dan menulis “Telah Dibayar Lunas” ditulisnya pada muka surat yang sama.

Senin, 11 April 2011

MY DAD : SEMUA HANYA FASILITAS!

Sore tadi sepulang ku dari kampus babe sedang nyuci mobilnya didepan rumah, setelah membuka pintu gerbang buat aku babe pun melanjutkan menyemprot mobilnya dg air.
Aku pun memasukkan mobil ke halaman rumah, dan setelah keluar ku lihat mobil yg baru aza aku pakai terlihat kotor setelah seharian kehujanan dijalan. Sebenarnya dalam hati ingin bilang "Be, sekalian dunkz mobil yg satu.." tapi itu hanya aku pendam dalam hati. Akhirnya akupun masuk ke rumah utk meletakkan tas dan berganti pakaian. Setelah itu keluar kembali utk ikut mencuci mobil bareng babe. Ku tunggu babe utk menyelesaikan menyemprot, utk kemudian gantian ku pake alat penyemprotnya. Nah, sambil mencuci mobil masing-masing kami pun berbincang-bincang kecil.


AKU : Wuah..kalau hujan terus gini jadi rajin cuci mobil tiap hari be, bisa-bisa catnya luntur dicuci mulu.

BABE : Jangan pakai sabun, cukup disemprot dan dilap pakai tangan saja.

AKU : Oke deh be..

BABE : (sambil perhatiin ku nyemprot mobil) Kalau anak 5 pengen punya mobil satu-satu bisa tekor & gak muat garasinya, mobilnya buat keluarga & gantian aza.

AKU : Siiip deh be, besok ni mobil dipakai ade aza. Ku kalau udah sukses pengen punya rumah & beli mobil sendiri be...

BABE : (Sambil ngelap mobil babe pun mulai bercerita..) Dulu ayah tu kalau sekolah hanya jalan kaki, motor aza belum punya. Hanya nebeng temen, itupun uang saku cari sendiri dari jualan kelapa dipasar. Baru setelah kuliah bisa beli motor vespa tua hasil dari uang tabungan sendiri, kakek gak beliin. Ayah apa-apa usaha sendiri, kerja aza kakek kamu tidak tau.

AKU : (Dengerin sambil menyemprot mobil..)

BABE : Sekarang kamu apa-apa sudah ada, motor, mobil, hp, leptop, semua tinggal bilang "pak, minta ini.."
Dulu ayah juga tidak pernah menyangka bisa bikin rumah seperti ini, beli 2 mobil + motor utk kamu sama ade-ade kamu, dan bisa membiayai hidup & kuliah kamu sama ade-ade kamu...seharusnya kamu bersyukur bisa menggunakan semua itu, liat mereka yg kurang mampu.

AKU : Iya be.. (dalam hati, "waduh..dpt wejangan neh..hehe)

BABE : Semua demi membantu & memfasilitasi sekolah kamu sama ade-ade kamu, bukan malah jadi tempat menyombongkan diri pada yg lain. Semua masih milik Ayah-Ibu yg dititipkan pada kamu sama ade-ade kamu utk dirawat & dijaga. Walaupun nanti ayah-ibu tak akan memintanya kembali, semua demi anak.

AKU : (terdiam sambil meresapi setiap omongan babe..)

BABE : Ayah bisa seperti ini karena usaha, berdoa, & ikhtiar kepadaNYA. Sekarang tinggal kamu sendiri, semua fasilitas sudah mendukung kamu utk berusaha. Paling tidak kamu harus "sembada/gentleman", jangan hanya bergantung & berharap pada Orang tua.

AKU : Iya be..(dalam hati berucap, "InsyaALLAH ku gak akan mengecewakan")


Babe pun telah selesai mengelap mobilnya & memasukkan k garasi, ku masih mengelap mobil sambil meresapi & merenungi ucapan-ucapan babe tadi. Dalam hati ku berucap,"Ku akan buktikan kalau ku bisa be..ku gak akan mengecewakan!"
Setelah selesai mobil segera aku masukin garasi, kemudian mandi & bersiap sholat maghrib.
Sungguh suatu wejangan yang amat berharga disore ini, thanks Dad!