Senin, 11 April 2011

MY DAD : SEMUA HANYA FASILITAS!

Sore tadi sepulang ku dari kampus babe sedang nyuci mobilnya didepan rumah, setelah membuka pintu gerbang buat aku babe pun melanjutkan menyemprot mobilnya dg air.
Aku pun memasukkan mobil ke halaman rumah, dan setelah keluar ku lihat mobil yg baru aza aku pakai terlihat kotor setelah seharian kehujanan dijalan. Sebenarnya dalam hati ingin bilang "Be, sekalian dunkz mobil yg satu.." tapi itu hanya aku pendam dalam hati. Akhirnya akupun masuk ke rumah utk meletakkan tas dan berganti pakaian. Setelah itu keluar kembali utk ikut mencuci mobil bareng babe. Ku tunggu babe utk menyelesaikan menyemprot, utk kemudian gantian ku pake alat penyemprotnya. Nah, sambil mencuci mobil masing-masing kami pun berbincang-bincang kecil.


AKU : Wuah..kalau hujan terus gini jadi rajin cuci mobil tiap hari be, bisa-bisa catnya luntur dicuci mulu.

BABE : Jangan pakai sabun, cukup disemprot dan dilap pakai tangan saja.

AKU : Oke deh be..

BABE : (sambil perhatiin ku nyemprot mobil) Kalau anak 5 pengen punya mobil satu-satu bisa tekor & gak muat garasinya, mobilnya buat keluarga & gantian aza.

AKU : Siiip deh be, besok ni mobil dipakai ade aza. Ku kalau udah sukses pengen punya rumah & beli mobil sendiri be...

BABE : (Sambil ngelap mobil babe pun mulai bercerita..) Dulu ayah tu kalau sekolah hanya jalan kaki, motor aza belum punya. Hanya nebeng temen, itupun uang saku cari sendiri dari jualan kelapa dipasar. Baru setelah kuliah bisa beli motor vespa tua hasil dari uang tabungan sendiri, kakek gak beliin. Ayah apa-apa usaha sendiri, kerja aza kakek kamu tidak tau.

AKU : (Dengerin sambil menyemprot mobil..)

BABE : Sekarang kamu apa-apa sudah ada, motor, mobil, hp, leptop, semua tinggal bilang "pak, minta ini.."
Dulu ayah juga tidak pernah menyangka bisa bikin rumah seperti ini, beli 2 mobil + motor utk kamu sama ade-ade kamu, dan bisa membiayai hidup & kuliah kamu sama ade-ade kamu...seharusnya kamu bersyukur bisa menggunakan semua itu, liat mereka yg kurang mampu.

AKU : Iya be.. (dalam hati, "waduh..dpt wejangan neh..hehe)

BABE : Semua demi membantu & memfasilitasi sekolah kamu sama ade-ade kamu, bukan malah jadi tempat menyombongkan diri pada yg lain. Semua masih milik Ayah-Ibu yg dititipkan pada kamu sama ade-ade kamu utk dirawat & dijaga. Walaupun nanti ayah-ibu tak akan memintanya kembali, semua demi anak.

AKU : (terdiam sambil meresapi setiap omongan babe..)

BABE : Ayah bisa seperti ini karena usaha, berdoa, & ikhtiar kepadaNYA. Sekarang tinggal kamu sendiri, semua fasilitas sudah mendukung kamu utk berusaha. Paling tidak kamu harus "sembada/gentleman", jangan hanya bergantung & berharap pada Orang tua.

AKU : Iya be..(dalam hati berucap, "InsyaALLAH ku gak akan mengecewakan")


Babe pun telah selesai mengelap mobilnya & memasukkan k garasi, ku masih mengelap mobil sambil meresapi & merenungi ucapan-ucapan babe tadi. Dalam hati ku berucap,"Ku akan buktikan kalau ku bisa be..ku gak akan mengecewakan!"
Setelah selesai mobil segera aku masukin garasi, kemudian mandi & bersiap sholat maghrib.
Sungguh suatu wejangan yang amat berharga disore ini, thanks Dad!

Senin, 04 April 2011

DAGING KELINCI

Kelinci adalah binatang dengan gigi serinya yang sudah amat kita kenal. Apakah karena giginya tersebut kelinci haram dimakan, atau bahkan halal? Tulisan sederhana berikut membuktikan akan halalnya kelinci. Semoga manfaat.

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
أَنْفَجْنَا أَرْنَبًا وَنَحْنُ بِمَرِّ الظَّهْرَانِ ، فَسَعَى الْقَوْمُ فَلَغَبُوا ، فَأَخَذْتُهَا فَجِئْتُ بِهَا إِلَى أَبِى طَلْحَةَ فَذَبَحَهَا ، فَبَعَثَ بِوَرِكَيْهَا - أَوْ قَالَ بِفَخِذَيْهَا - إِلَى النَّبِىِّ - صلى الله عليه وسلم - فَقَبِلَهَا
“Kami pernah disibukkan untuk menangkap kelinci di lembah Marru Azh-Zhohran, orang-orang berusaha menangkapnya hingga mereka keletihan. Kemudian aku bisa menangkapnya lalu aku bawa menghadap Abu Tholhah. Maka dia menyembelihnya kemudian dikirim daging paha depannya atau paha belakangnya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Lantas beliau menerimanya."[1]
Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memakannya[2]. Hal ini yang menunjukkan akan halalnya kelinci. Bahkan hal ini disepakati oleh para ulama jika seseorang memperhatikan perkataan-perkataan mereka. Jadi bisa dikatakan halalnya kelinci adalah ijma’ (kata sepakat ulama).
Sebagian kalangan ada yang meragukan akan halalnya kelinci dan mereka tidak punya landasan dalil sama sekali. Namun sebagian besar ulama menyatakan makan kelinci itu mubah (boleh). Sebagian golongan yang terkenal bid’ahnya sebenarnya amat serupa dengan Yahudi karena Yahudi juga mengharamkan memakan kelinci. Dari sisi ini, golongan tersebut memiliki sisi keserupaan dengan Yahudi.
Ada juga yang beralasan bahwa kelinci itu terlarang (makruh) dimakan karena kelinci itu memiliki siklus haidh. Namun dalil bisa terbantahkan dengan kita katakan bahwa seandainya memang benar, maka itu tidak menunjukkan akan terlarangnya mengkonsumsi kelinci. Dalil shahih dan tegas di atas sudah jelas menunjukkan halalnya.
Perlu diketahui bahwa Sa’ad bin Abi Waqqash, Abu Sa’id Al Khudri, ‘Atho, Ibnul Musayib, Al Laits, Abu Tsaur dan Ibnul Mundzir, mereka-mereka yang sudah terkenal keilmuannya (di antara mereka adalah sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam) memberi keringanan akan bolehnya memakan kelinci.
Perlu diketahui bahwa kelinci itu tidak memiliki taring yang digunakan untuk menerkam mangsanya sehingga membuatnya haram sebagaimana harimau yang punya taring dan memburu mangsa dengan taring tersebut.
Dari sini tidak perlu khawatir lagi akan halalnya kelinci selama penyembilahannya benar dan memenuhi syarat-syarat.
Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimmush sholihaat.
Sumber:
Syarh Bulughul Marom, Kitab Al Ath’imah, Syaikh ‘Abdul Karim Khudair, http://www.khudheir.com/text/5267
Al Mawsu’ah Al Fiqhiyah, 5/133, terbitan Kementrian Agama Kuwait.

OBAT HATI

Obat hati ada lima perkaranya :
- Yang pertama baca Qur'an dan maknanya
- Yang kedua sholat malam dirikanlah
- Yang ketiga berkumpullah dengan orang sholeh
- Yang keempat perbanyaklah berpuasa
- Yang kelima dzikir malam perpanjanglah